Jangan Salah Lagi! Ini Perbedaan dari Margarin dan Mentega

perbedaan margarin dan mentega
perbedaan margarin dan mentega

Mungkin bagi kebanyakan orang akan menyamaratakan arti bahwa margarin dan mentega itu adalah satu benda yang sama, padahal pada kenyataannya keduanya adalah dua jenis yang berbeda. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan antara margarin dan mentega, termasuk lebih sehat mana untuk dikonsumsi manusia.

Perbedaan Margarin dan Mentega

Warna

Secara sekilas memang nampak margarin dan mentega hampir sama, yaitu sama-sama berwarna kuning. Namun jika diamati lebih lama, maka ada perbedaan mendasar dari keduanya. Margarin memiliki warna kuning pekat dan nampak bersinar, sedangkan mentega lebih pucat dan nampak pudar.

Tingkat ketahanan

Jika dibandingkan, mentega lebih mudah meleleh jika terkena panas dibandingkan dengan margarin. Hal tersebut dikarenakan sifat alami dari lemak hewani yang menjadi dasar dari mentega, sedangkan lemak nabati pada margarin dapat menjaganya untuk beberapa saat tetap dalam bentuk semula.

Bahan dasar

Seperti yang dijelaskan di poin kedua, mentega terbuat dari lemak hewani, sedangkan margarin dari lemak nabati. Hanya saja secara lebih mendalam dijelaskan bahwa mentega dibuat dari susu atau krim yang mana proses pembuatannya dengan cara memisahkan lemak susu dari buttermilk-nya. Memang ada beberapa jenis mentega yang terbuat dari susu kambing, kerbau atau domba, namun mayoritas terbuat dari susu sapi.

Jika mentega rata-rata terbuat dari susu sapi, margarin mayoritas terbuat dari minyak sayur, air, emulsifier, garam dan ada kalanya masih dicampuri sedikit susu sebagai pelengkap. Akan tetapi tidak semua produsen pembuat margarin menambahkan susu dalam produknya.

Dikarenakan margarin menggunakan bahan-bahan nabati, maka memiliki tingkat minyak lebih tinggi dibandingkan dengan mentega yang berasal dari lemak hewani. Ketika digunakan untuk memasak, minyak pada margarin akan membuat masakan lebih terasa gurih dan renyah dibandingkan jika memakai mentega.

Aroma dan rasa

Dikarenakan margarin terbuat dari olahan minyak tanaman atau tumbuhan, maka aroma yang dapat tercium tidak semenyengat mentega. Mayoritas mentega akan mengeluarkan aroma harum, terutama ketika digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kue, sedangkan margarin tidak akan mengeluarkan aroma yang pekat.

Untuk rasanya, mentega yang dibuat dari hasil pemisahan lemak dan cairan yang terdapat pada sebuah krim susu hewani, maka akan mempunyai kandungan rasa asin, walaupun ada pula sekarang ini yang berasa tawar. Mentega yang memiliki rasa asin tersebut dikenal dengan nama roombutter dan bersifat lebih tahan lama daripada mentega yang tawar.

Secara umum, rasa dari margarin kurang lebih sama seperti mentega, yaitu ada yang asin dan tawar. Hanya saja, mayoritas margarin memiliki rasa yang asin. Namun sekarang ini, ada banyak produsen yang memberikan perasa khusus agar margarin memiliki rasa dan aroma mirip mentega.

Tekstur

Walaupun dikatakan bahwa margarin memiliki tingkat ketahanan yang lebih tinggi, namun tekstru dari margarin ini lebih lembek dibandingkan mentega. Perbedaan tekstur dari margarin dan mentega ini dikarenakan bahan dasar pembuatnya juga berbeda.

Keduanya memang dapat dipakai sebagai bahan memasak, namun dalam hal pembuatan kue, margarin sendiri lebih cocok untuk dipakati untuk membuat kue yang mempunyai tekstur keras, seperti kukis dan sejenisnya, sedangkan mentega lebih cocok digukan untuk membuat roti.

Hanya saja, dikarenakan terbuat dari susu hewan dan lemak hewani, maka mentega memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan margarin. Namun p[ada dasarnya, fungsi dari keduanya adalah sama.

Mana yang lebih sehat?

Secara umum cukup sulit untuk mengatakan mana yang lebih sehat antara margarin dan mentega sekarang ini. Hal itu dikarenakan banyaknya kandungan lain yang digunakan oleh produsen pembuatnya. Dengan kata lain, setiap merek, baik itu margarin ataupun mentega sudah memiliki kandungan bahan yang berbeda dan bermacam-macam.

Hanya saja, jika keduanya tidak dibuat dengan penambahan bahan-bahan lain alias benar-benar terbuat dari lemak hewani dan nabati, maka dapat dikatakan margarin lebih menyehatkan bagi manusia karena tingkat koleksterol yang dikandungnya sangat rendah jika dibandingkan mentega yang memiliki lemak jenuh dan lemak trans.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*